Loading.

Mengenal Konstruksi Jembatan

Tanggal : 08-10-2015

Jembatan adalah suatu struktur bangunan yang berfungsi untuk
menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya
rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai, saluran
irigasi dan pembuangan, jalan kereta api, waduk, dan lain-lain. Desain
dari jembatan bervariasi tergantung pada fungsi dari jembatan atau
kondisi bentuk permukaan bumi dimana jembatan tersebut dibangun. Menurut
strukturnya jembatan dibagi menjadi sebagai berikut :



1.      Jembatan Alang (Beam Bridge)

13920291471584151671

Jembatan
alang adalah struktur jembatan yang sangat sederhana dimana jembatan
hanya berupa balok horizontal yang disangga oleh tiang penopang pada
kedua pangkalnya. Asal usul struktur jembatan alang berawal dari
jembatan balok kayu sederhana yang di pakai untuk menyeberangi sungai.
Di zaman modern, jembatan alang terbuat dari balok baja yang lebih
kokoh. Panjang sebuah balok pada jembatan alang biasanya tidak melebihi
250 kaki (76 m). Karena, semakin panjang balok jembatan, maka akan
semakin lemah kekuatan dari jembatan ini. Oleh karena itu, struktur
jembatan ini sudah jarang digunakan sekarang kecuali untuk jarak yang
dekat saja. Jembatan alang terpanjang di dunia saat ini adalah jembatan
alang yang terletak di Danau Pontchartrain Causeway di selatan
Louisiana, Amerika Serikat. Jembatan ini memiliki panjang 23,83 mil
(38,35 km), dan lebar 56 kaki (17 m).



2.   Jembatan Penyangga (Cantilever Bridge)

1392029316769955084

Berbeda
dengan jembatan alang, struktur jembatan penyangga berupa balok
horizontal yang disangga oleh tiang penopang hanya pada salah satu
pangkalnya. Pembangunan jembatan penyangga membutuhkan lebih banyak
bahan dibanding jembatan alang. Jembatan penyangga biasanya digunakan
untuk mengatasi masalah pembuatan jembatan apabila keadaan tidak
memungkinkan untuk menahan beban jembatan dari bawah sewaktu proses
pembuatan. Jembatan jenis ini agak keras dan tidak mudah bergoyang, oleh
karena itu struktur jembatan penyangga biasanya digunakan untuk memuat
jembatan rel kereta api. Jembatan penyangga terbesar di
dunia saat ini adalah jembatan penyangga Quebec Bridge di Quebec,
Kanada. Jembatan ini memiliki panjang 549 meter (1.801 kaki).



3.   Jembatan Lengkung (Arch Bridge)

1392029416106121575


Jembatan
lengkung memiliki dinding tumpuan pada setiap ujungnya. Jembatan
lengkung yang paling awal diketahui dibangun oleh masyarakat Yunani,
contohnya adalah Jembatan Arkadiko. Beban dari jembatan akan mendorong
dinding tumpuan pada kedua sisinya. Dubai, Uni Emirat Arab saat ini
sedang membangun Sheikh Rashid bin Saeed Crossing. Jembatan ini
dijadwalkan akan selesai pada tahun 2012. Jika proses pembangunan telah
selesai, jembatan ini akan menjadi jembatan lengkung terpanjang di
dunia.



4.    Jembatan Gantung (Suspension Bridge)


13920295401375497286


Dahulu,
jembatan gantung yang paling awal digantungkan dengan menggunakan tali
atau dengan potongan bambu. Jembatan gantung modern digantungkan dengan
menggunakan kabel baja. Pada jembatan gantung modern, kabel menggantung
dari menara jembatan kemudian melekat pada caisson (alat berbentuk peti
terbalik yang digunakan untuk menambatkan kabel di dalam air) atau
cofferdam (ruangan di air yang dikeringkan untuk pembangunan dasar
jembatan). Caisson atau cofferdam akan ditanamkan jauh ke dalam lantai
danau atau sungai. Jembatan gantung terpanjang di dunia saat ini adalah
Jembatan Akashi Kaikyo di Jepang. Jembatan ini memiliki panjang 12.826
kaki (3.909 m) .



5.  Jembatan Kabel-Penahan (Cable-Stayed Bridge)

1392030140293720806

Seperti
jembatan gantung, jembatan kabel-penahan ditahan dengan menggunakan
kabel. Namun, yang membedakan jembatan kabel-penahan dengan jembatan
gantung adalah bahwa pada sebuah jembatan kabel-penahan jumlah kabel
yang dibutuhkan lebih sedikit dan menara jembatan menahan kabel yang
lebih pendek. Jembatan kabel-penahan yang pertama dirancang pada tahun
1784 oleh CT Loescher. Jembatan kabel-penahan terpanjang di dunia saat
ini adalah Jembatan Sutong yang melintas di atas Sungai Yangtze di
China.


6.   Jembatan Kerangka (Truss Bridge)


13920296771712754797


Jembatan
kerangka adalah salah satu jenis tertua dari struktur jembatan modern.
Jembatan kerangka dibuat dengan menyusun tiang-tiang jembatan membentuk
kisi-kisi agar setiap tiang hanya menampung sebagian berat struktur
jembatan tersebut. Kelebihan sebuah jembatan kerangka dibandingkan
dengan jenis jembatan lainnya adalah biaya pembuatannya yang lebih
ekonomis karena penggunaan bahan yang lebih efisien. Selain itu,
jembatan kerangka dapat menahan beban yang lebih berat untuk jarak yang
lebih jauh dengan menggunakan elemen yang lebih pendek daripada jambatan
alang.



7.      Jembatan Bisa Pindah (Moveable Bridge)

1392029765302506257

Jembatan
bisa pindah adalah jembatan yang biasanya terletak di sungai atau selat
di mana di bagian tengah jembatan bisa bergerak atau diangkat karena
bisa digunakan untuk lalu lalang kapal-kapal besar yang melewati sungai
atau selat.

Sumber : http://www.kompasiana.com/trojanganjen/mengenal-konstruksi-jembatan_552bbae76ea83474788b4584

Artikel

Multi Karya Engineering - Has Received SKUP-MIGAS


Multi Karya Engineering - has received

PT. Multikarya Engineering Menerima Penghargaan sebagai Best Sub Kontraktor Terbaik Kategori Best Safety


PT. Multikarya Engineering memperoleh penghargaan dari PT. Adhi Karya sebagai